Friday, 23 March 2012

Rangkuman BAB II

1. Pengertian Jaringan Komputer

Jaringan komputer adalah sekumpulan komputer individu (personal computer) yang dihubung-hubungkan dengan menggunakan protokol Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP). Berdasarkan kriterianya, jaringan komputer dibagi menjadi empat kelompok, yaitu jaringan komputer lokal, jaringan komputer metropolitan, jaringan komputer skala luas, dan interjaringan

2. Jaringan Komputer Lokal (Local Area Network atau LAN)

Local Area Network (LAN) merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. Jarak yang dapat dijangkau oleh LAN kurang lebih 10 km. LAN sering digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor, sekolah, atau pabrik-pabrik untuk memakai resource secara bersama (misalnya, printer atau scanner) dan saling bertukar informasi. LAN dapat dibedakan dari jenis jaringan lainnya berdasarkan tiga karakteristik, yaitu ukuran, teknologi transmisi, dan topologinya.

Keuntungan dari jaringan LAN adalah sebagai berikut:

  • Pertukaran file dapat dilakukan dengan mudah (file sharing).
  • Pemakaian printer dapat dilakukan oleh semua client (printer sharing).
  • File-file data dapat disimpan pada server sehingga data dapat diakses dari semua client menurut otorisasi sekuritas dari semua karyawan yang dapat dibuat berdasarkan struktur organisasi perusahaan sehingga keamanan data terjamin.
  • File data yang keluar atau masuk dari dan ke server dapat dikontrol.
  • Proses backup data menjadi lebih mudah dan cepat.
  • Resiko kehilangan data oleh virus komputer menjadi sangat kecil sekali.
  • Komunikasi antarkaryawan dapat dilakukan dengan menggunakan e-mail dan chat.


Contoh Gambar Jaringan LAN (Local Area Network)




3. Jaringan Komputer Metropolitan (Metropolitan Area Network atau MAN)

Metropolitan Area Network (MAN) merupakan jaringan dengan area lebih luas dari LAN, dapat terdiri dari dua atau lebih LAN yang dihubungkan bersama-sama dalam batas-batas tertentu, misalnya dalam suatu kawasan metropolitan atau satu kota. Jarak maksimum yang dapat dijangkau oleh MAN adalah 80 km. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang berdekatan dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN biasanya mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel. MAN hanya memiliki sebuah atau dua buah kabel dan tidak mempunyai elemen switching yang berfungsi untuk mengatur paket melalui beberapa output kabel.

Keuntungan jaringan MAN adalah:

  • Dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.
  • Jangkauan lebih luas dari LAN.
  • Lebih irit kabel jaringan, karena tidak terlalu membutuhkan banyak kabel jaringan.
  • Jaringan Komputer Skala Luas (Wide Area Network atau WAN)



4. Wide Area Network (WAN) adalah jaringan yang mempunyai jangkauan area sangat luas, misalnya antarpulau, negara, benua, bahkan ke luar angkasa. Contoh WAN yang sangat terkenal adalah Internet. Tetapi, WAN dapat juga menjadi network pribadi. Sebagai contoh, suatu perusahaan yang memiliki kantor-kantor di berbagai negara dapat memiliki WAN yang menghubungkan kantor-kantor tersebut melalui hubungan telepon, satelit, dan teknologi-teknologi lainnya. Biasanya, WAN terdiri dari banyak LAN yang diinterkoneksikan.

Keuntungan jaringan WAN adalah sebagai berikut:

  • Server kantor pusat dapat berfungsi sebagai bank data dari kantor cabang.
  • Komunikasi antarkantor dapat menggunakan e-mail dan chat.
  • Dokumen atau file yang biasanya dikirimkan melalui faksimile ataupun paket pos, dapat dikirim melalui e-mail dan transfer file dengan biaya yang relatif murah dan dalam jangka waktu yang sangat cepat.
  • Pooling dan updating data antarkantor dapat dilakukan setiap hari pada waktu yang ditentukan.


5. Interjaringan (Interconnection Network atau Internet)

Internet merupakan sekumpulan jaringan komputer yang terhubung. Pada umumnya, untuk membangun sebuah jaringan Internet membutuhkan peralatan jaringan, seperti repeater (penguat sinyal), bridge (penghubung antarjaringan), router (pengatur lalu lintas dalam jaringan), dan gateway.
Komputer yang terkoneksi ke Internet merupakan bagian jaringan. Komputer terhubung ke Internet dengan menggunakan modem yang terkoneksi ke sebuah Internet Service Provider (ISP). Kemudian, ISP akan terkoneksi ke dalam sebuah jaringan yang lebih besar, dan demikian seterusnya. Jadi, Internet merupakan jaringan yang berisi jaringan.
Jika pengguna yang ingin terkoneksi ke Internet menggunakan ISP, maka ISP harus menyediakan tempat atau terminal yang digunakan untuk mengakses jaringan yang disebut Point of Presence (POP).

6. Hubungan Dial Up

Hubungan yang paling sederhana sebuah komputer ke jaringan Internet adalah dengan memanfaatkan jalur telepon yang terdapat di kantor atau di rumah. Jenis hubungan ini sering disebut dial up connection.

Perangkat keras yang diperlukan untuk menghubungkan komputer dan Internet dengan hubungan dial up adalah ; Komputer, Modem, dan Jaringan Telepon.

7. Hubungan Leased Line

Jika diartikan secara selintas, leased line adalah jalur (telepon) yang digantikan fungsinya menjadi jalur Internet. Hubungan ini menggantikan fungsi jalur telepon menjadi jalur Internet sehingga kita dapat mengakses Internet selama 24 jam sehari secara permanen tanpa harus melakukan dial up untuk koneksi ke jaringan maupun melakukan disconnect untuk memutuskan hubungan dengan Internet.

Pada jenis hubungan ini diperlukan perangkat lain yang dinamakan router. Router adalah jenis khusus dari komputer yang secara dasar mempunyai komponen yang sama dengan komputer, seperti CPU, memory, sistem BUS, dan berbagai perantara input atau output. Namun, router didesain untuk fungsi khusus yang tidak ada di dalam komputer, seperti menghubungkan dan menentukan jalur terbaik untuk pengiriman data dalam jaringan. Seperti juga komputer, router memerlukan sistem operasi untuk menjalankan program aplikasi. Router menggunakan Internetwork Operating System (IOS) untuk menjalankan file konfigurasi. File ini berisi instruksi dan parameter yang mengontrol alur lalu lintas data melalui router.

8. Hubungan Wireless (Tanpa Kabel atau Nirkabel)

Hubungan wireless sama dengan hubungan leased line. Perbedaannya terletak pada media yang digunakan. Jika leased line menggunakan kabel telepon, maka wireless menggunakan gelombang radio untuk mengirimkan dan menerima datanya.

Pada umumnya, frekuensi gelombang yang digunakan di Indonesia berada pada rentang 2,4 Ghz (2.400.000.000 Hz) dan 5,6 Ghz (5.600.000.000 Hz). Artinya, dalam setiap detiknya pemancar gelombang tersebut akan memancarkan 2.400.000.000 sampai 5.600.000.000 gelombang.

Alat pemancar dan penerima gelombang berfungsi untuk menerima gelombang data dari jaringan Internet, kemudian diteruskan ke komputer kita melalui router. Selain itu, alat pemancar ini juga berfungsi untuk memancarkan gelombang data dari komputer kita menuju jaringan Internet melalui router. Oleh karena itu, keberadaan alat pemancar ini sangat penting dalam sistem hubungan wireless. Tanpa alat pemancar ini, komputermu tidak dapat melakukan sambungan Internet dengan sistem hubungan wireless.

Contoh Wi-Fi


9. Hubungan VSAT

VSAT (Very Small Aperture Terminal) memungkinkan terjadinya komunikasi data melalui satelit. Data dari komputer di tempat A dikirim ke satelit melalui sebuah pemancar, kemudian satelit akan meneruskan data tersebut ke komputer di tempat B melalui sebuah pemancar penerima.
Jangkauan hubungan VSAT sangat luas karena gelombang dikirimkan terlebih dahulu ke satelit di ruang angkasa, kemudian dikirim lagi ke bumi. Hubungan VSAT cocok dipakai untuk komunikasi antarkepulauan, seperti di Indonesia. Untuk mencapai daerah-daerah terpencil yang memerlukan akses Internet, maka VSAT sangat memungkinkan. Namun hubungan seperti ini sangat mahal karena harus memiliki akses ke satelit. Oleh karena itu, biasanya hubungan seperti ini dipakai untuk kepentingan antarnegara atau untuk kepentingan komunikasi yang sangat rahasia.

Perangkat keras yang digunakan dalam hubungan VSAT adalah ;


  • Hub Station

Hub Station mengontrol seluruh operasi jaringan komunikasi. Pada Hub station terdapat sebuah server Network Management System (NMS) yang memberikan akses pada operator jaringan untuk memonitor dan mengontrol jaringan komunikasi melalui integrasi perangkat keras dan komponen-komponen perangkat lunak. Operator dapat memonitor, memodifikasi, dan mendownload informasi konfigurasi individual ke masing-masing VSAT.


  • Remote Station

Remote Station terdiri dari ; - Outdoor Unit, Up/Down Converter, dan Indoor Unit

10. Outdoor Unit

Outdor unit dari sebuah remote station VSAT terdiri dari ;

  • Antena

Antena berfungsi untuk memancarkan dan menerima gelombang radio RF. Antena yang dipakai dalam komunikasi VSAT adalah sebuah solid dish antenna yang memiliki bentuk parabola.


  • RFT

dipasang pada frame antena dan dihubungkan secara internal ke feedhorn. RFT terdiri dari LNA (Low Noise Amplifiers) yang berfungsi memberikan penguatan terhadap sinyal yang datang dari satelit melalui antena dengan noise yang cukup rendah dan bandwidth yang lebar (500 MHz), dan SSPA (Solid State Power Amplifier) yang berfungsi untuk memperkuat daya sehingga sinyal dapat dipancarkan pada jarak yang jauh.

11. Indoor Unit
Yang merupakan indoor unit adalah modem VSAT, yaitu perangkat yang berfungsi sebagai modulator dan demodulator. Modulasi adalah proses penumpangan sinyal informasi kedalam sinyal IF. Sedangkan, demodulasi adalah proses memisahkan sinyal informasi digital dari sinyal IF dan meneruskannya ke perangkat teresterial yang ada.


Contoh-Contoh Topologi Jaringan :

Topologi Ring



Topologi Star



Topologi Bus


Topologi Mesh


Topologi Pohon





0 comments:

Post a Comment